Apabila anda sedang membangun rumah maka anda harus tahu apa aja bahan-bahan yang harus disiapkan dalam membangun rumah. Dengan mengetahui bahan atau material yang dibutuhkan maka dapat membantu anda dalam mengukur resiko, kekuatan, dan cara merawat rumah yang benar.

Perlu anda ketahui kalau sekarang terdapat bahan bangunan baru di pasaran, salah satunya adalah bata ringan atau lebih dikenal dengan hebel. Hayo penasaran ya? Ingin tahu? Simak saja pembahasan tentang harga hebel di pasaran dan cara memasang hebel yang benar. Simak penjelasan berikut ini.

Mengenal Material Hebel

Bata ringan atau yang lebih populer dengan nama hebek merupakan bahan bangunan yang terbuat dari campuran pasir kuat, kapur, semen, campuran sedikit gypsum, dan alumunium pasta. Bahan bangunan yang satu ini dibuat dalam cara yang lebih modern di pabrik. Prosesnya pun jauh berbeda dengan pembuatan bata merah yang prosesnya harus dilakukan secara manual dan konvensional.

pexels.com

Hebel ini kini menjadi salah satu bata favorit yang sudah banyak digunakan di pembuatan perumahan. Bahan ini juga sangat cocok bagi anda yang ingin membuta minimalis atau lainnya. Namanya sebuah produk pasti memiliki kelebihan dan kekurangan. Kelebihan dari bata hebel ini tentunya sesuai namanya bata ringan. Bata hebel ini memiliki berat yang sangat ringan sekali dan enteng sehingga tidak akan membebani struktur. Walau bata ini enteng namun memiliki kekuatan yang sangat baik. Jadi anda yang ingin menggunakan bahan bangunan baru ini maka tidak perlu kawatir kalau tembok rumah retak. Berikut ini ada beberapa kelebihan lainnya yaitu :

  1. Bata hebel akan tahan air sehingga rumah akan lebih kuat dan tahan terhadap cuaca hujan yang bikin lembab.
  2. Proses pemasangan hebel ini akan lebih cepat apabila dibandingkan dengan batu bata biasa lainnya. proses pembuatannya pun lebih mudah dan bersih
  3. Hebel ini pada dasarnya sangat halus karena proses pembuatannya dari mesin pabrik. Dengan begitu bata ringan ini apabila sudah terpasang akan terlihat lebih halus dan bahkan nyaris tidak membutuhkan plesteran. Sebenarnya fungsin dari plesteran ini hanya untuk pelindung dari air hujan dan berbagai cuaca buruk.

Selain memiliki kelebihan, hebel ini juga memiliki beberapa kekurangan yang perlu anda ketahui yaitu:

  1. Harga hebel ini ternyata lebih mahal. Dengan berbagai kelebihan yang ditawarkan dan kualitas yang terbukti kuat, maka harga bahan dasar ini pun semakin terdongkrak tinggi. Sehingga ini tidak cocok untuk anda yang ingin membangun rumah dengan biaya minim.
  2. Proses pemasangan hebel ini tidak dapat anda kerjakan sendiri. sehingga pada proses pemasangannya anda membutuhkan tukang yang sudah berpengalaman.
  3. Pemasangan hebel ini membutuhkan perekat khusus dan tidak bisa menggunakan sembarangan semen. Biasanya menggunakan mortar atau semen instan khusus yang harganya pun tidak murah alias mahal. Tentunya ini bukan salah satu tips untuk membangun rumah dengan harga hebat.
pexels.com

Menghitung Jumlah Kebutuhan Hebel Pada Dinding

Bata ringan atau yang lebih dinekal dengan Hebel ini merupakan salah satu bahan dasar pada dinding bangunan yang sedang menarik perhatian masyarakat. Seiring banyaknya peminat hebel maka membuat banyak orang yang mulai penasaran bagaimana cara mengaplikasikan hebel pada dinding rumah. Bahan baru ini memang belum familiar dengan orang banyak apabila dibandingkan dengan bata merah.

Langkah pertama sebelum membangun rumah ini maka lebih baik anda harus memperhitungkan dahulu kebutuhan bata ringan. Hal ini dilakukan agar anda memiliki gambaran berapa banyak bahan hebel yang anda sediakan. Saat ini banyak sekali rumah tinggal yang menggunakan bata ringan sebagai dinding karena dipercaya mampu mengurangi beban kontruksi.

Cara menghitung bahan dasar hebel ini juga sedikit berbeda dengan menghitung bata merah. Ketika menggunakan bahan dasar bata ringan maka anda membutuhkan semen instan sebagai perekatnya. Kalau  bahan dasar bata merah maka anda harus menyiapkan adukan dari campuran pasir dan semen.

Harganya pun memang lebih mahal namun memiliki ukuran yang lebih besar sehingga pada proses pekerjaannya pun lebih cepat dan memiliki beban yang lebih ringan sehingga diminati banyak tukang. Untuk ukuran hebel yang sudah tersedia di pasaran memiliki dua ukuran. Ukurannya adalah 60 cm x 20 cm x 10 cm dan 60 cm x 20 cm x 7,5 cm.

Sebelum membeli bata ringan maka anda harus mengetahui ciri-cirinya. Bata ringan yang bagus biasanya dapat dilihat dari bentuk yang lebih utuh dan warnanya putih dan dapat mengapung ketika dimasukkan ke dalam air.

pexels.com

Cara Memasang Pemasangan Hebel

Setelah anda mengetahui apa itu hebel serta beberapa kelebihan dan kekurangannya maka anda harus mengetahui bagaimana cara pemasangan hebel yang benar untuk bangunan rumah anda. sebelumnya anda harus menyiapkan beberapa bahan untuk mendukung proses pemasangan hebel pada dinding rumah. Alat dan bahan yang akan digunakan andalah :

  1. Bata Hebel
  2. Semen Instan
  3. Timba
  4. Air
  5. Cetok
  6. Gergaji
  7. Cetok
  8. Waterpass

Setelah semua bahan siap maka anda sudah dapat memulai proses pemasangannya:

pexels.com
  1. Langkah pertama maka siapkan area kerja yang akan dipasang menggunakan bata hebel. Pekerjaan yang akan dilakukan meliputi pemasangan tanda yang dapat membantu pemerataan proses pemasangan bata hebel dan membersihkan area kerja dari kotoran yang dapat mengganggu pekerjaan.
  2. Jangan lupa untuk menyiran area kerja agar daya serap yang dihasilkan akan lebih besar dan adukan perekat mampu menempel lebih kuat
  3. Mengisi air dalam ember sampai penuh dan meletakkan hebel di dalamnya. Hal ini dilakukan untuk membasahi hebel agar nantinya tidak menyerap air dari campuran semen perekatnya. Sehingga pada proses pengerasannya dapat berjalan dengan normal. Perlu anda ketahui kalau daya serap ini termasuk dalam kategori tinggi, mencapai 20 gram/menit.
  4. Membuat adukan perekat yang bahannya dari semen instan dan dicampuri dengan air secukupnya. Aduklah semua bahan ini sampai komposisinya tercampurkan dan bersifat homogen.
  5. Proses pemasangan hebel ini akan dilakukan secara manual. Pertama anda akan menyusun hebel ini dalam satu barisan mendatar dan menambahkan adukan perekat di sela-selanya. Demi hasil yang baik maka pastikan ketebalan spesi yang digunakan sekitar 8 mm agar hasilnya lebih kuat dan terlihat rapi.
  6. Setelah semua selesai maka tahap selanjutnya adalah pemlesteran. Proses ini akan dilakukan setelah menunggu sekitar satu hari agar kondisi dinding sudah kering. Jadi ketika sudah kering maka proses pemlestran sudah dapat dilakukan.

Demikianlah beberapa penjelasan mengenai kualitas hebeldan berbagai kelebihan dan kekurangannya. Mengingat memiliki harga yang lebih mahal maka ada alternatif lain dengan menggunakan bahan dasar batu bata merah yang tidak kalah bagusnya dengan bata hebel. Harga batu bata merah yang lebih terjangkau maka bahan dasar ini sangat cocok untuk anda yang memiliki dana minim. Semoga informasi ini bermanfaat bagi anda yang ingin membangun rumah idaman yang berkualitas.

Tindo Umum

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *