Menjadi penulis yang produktif merupakan tolak ukur keseriusan seorang penulis dalam menekuni dunia kepenulisan. Banyak diantara penulis ini menjadikan kegiatan menulis ini sebagai sumber penghasilan bahkan banyak juga diantara mereka yang mendapatkan kemewahan hidup dari menulis. Hanya saja, hal ini tidak akan mudah. Butuh proses panjang dan keseriusan yang berkesinambungan. Maka, tolak ukurnya adalah seberapa banyak penulis menghasilkan tulisan atau seberapa produktifkah ia dalam menghasilkan tulisan.

Penulis yang Baik adalah penulis yang Produktif

Menjadi penulis merupakan pilihan bahkan gaya hidup oleh sebagian orang. Banyak juga yang menjadikan bidang ini sebagai tren dan capaian untuk tahapan kualitas dan aktuaisasi diri. Maka dari itu perlu kiranya di berikan batasan bagaimanakah menjadi penulis yang baik. Sederhananya adalah penulis yang baik adalah penulis yang produktif.

Banyak sekali penulis yang tidak patut dijadikan sebagai teladan dalam penulisan. Karena ada juga penulis yang menyalahi profesi kepenulisannya dikarenakan menulis tema-tema yang tidak relevan dengan pengetahuaannya. Sehingga apa yang ditulis tidak bisa dipertanggungjawabkan baik dari sisi isi atau konten maupun dalam sisi moral. Maka, penulis yang baik adalah menulis dengan apa yang ketahui dan memiliki pertanggung jawaban secara moral terhadap calon pembaca.

Selain itu, penting juga diingat bahwa menjadi penulis berarti berjuang melawan rasa jenuh. Kadang ada suatu keadaan yang menyebabkan kejenuhan dalam menulis. Tidak ada ide atau gagasan apa yang hendak dituangkan. Hal ini termasuk dari gejala atau indikasi ketidak produktifan si penulis. Maka, ini bukan bagian dari penulis yang baik.

Penulis yang baik selain bisa membuat konten dan isi yang berkualitas juga harus produktif. Nah, bagaimanakah menjadi penulis produktif tersebut.  Ada beberapa hal yang  harus dilakukan agar bisa menjadi penulis produktif.

www.pexels.com

Menjadi Penulis Produktif

Menjadi penulis produktif dibutuhkan trik dan tips agar hal itu terwujud. Adapun trik dan tipsnya adalah sebagai berikut:

  1. Menulislah dengan senyuman yang tulus

Salah satu poin yang sangat penting agar menjadi penulis produktif adalah menulislah dengan senyuman yang tulus. Menulis dengan senyuman yang tulus artinya memulai dengan hal-hal yang kita senangi. Tema-temanya adalah sesuatu yang dekat dengan kita, dengan emosi dan perasaan yang tidak kacau balau. Tapi dengan penuh kehangatan dan senyuman yang tulus. Sehingga munulis menjadi mudah. Misalnya, Anda menyenangi tema-tema tertentu yang Anda senangi, maka tulislah dengan bahagia dan senyuman. Tema Politik misalnya, maka tulislah tulisan yang bertema politik. Atau Anda menyenangi hal-hal yang berbau budaya. Maka tulislah tentang kebudayaan. Bahkan jika Anda menyenangi romance dan kisah percintaan yang luhur. Anda bisa juga memulai dengan tema atau bahkan  dengan kisah-kisah percintaan Anda. Intinya, kalo Anda memulai menulis dengan apa yang Anda senangi, maka tulisan atau kary-karya Anda akan mengalir dan enak dibaca. Karena Ada emosi dan perasaan jiwa yang terkandung di dalamnya. Sehingga menulis bukan suatu rutinitas yang menjemukan, tapi bagian dari hiburan jiwa Anda. Dampaknya akan terlihat pada produktivitas karya dan tulisan Anda.

  1. Tiada Pernah berhenti hingga Abadi

Resep yang kedua agar menghasilkan tulisan yang banyak atau menjadi penulis yang produktif adalah dengan menuliskan sesuatu yang bermanfaat, maka hal ini bisa sebagai amal jariyah yang mana bisa menjadi ilmu dan karya yang abadi. Karya atau tulisan memiliki umur yang sangat panjang bahkan dibandingkan dengan penulisnya sendiri. Banyak sekali buku-buku yang sudah berumur ratusan tahun bahkan ribuan tahun. Sampai saat ini buku-buku tersebut masih bisa dilacak dan memberikan manfaat bagi ilmu pengetahuan. Amal jariyahlewat tulisan Anda ini bisa meninggalkan warisan yang sangat bermanfaat. Bahkan bisa menjadi pahala yang senantiasa mengalir meskipun orangnya sudah tiada di muka bumi ini. Apalagi buku atau tulisan Anda ini terus dibaca dan bermanfaat hingga akhir zaman.

www.pexels.com
  1. Sedikit Bicara, banyak membaca dan menulis

Sedikit bicara, banyak membaca dan menulis adalah poin penting menjadi penulis yang produktif. Kebanyakan penulis yang terlalu banyak bicara, banyak membicarakan tentang sesuatu yang tidak berhubungan dengan dunianya. Atau bisa juga banyak nyinyir dengan hal yang sebenarnya tidak berefek-efek apa-apa terhadap karya tulisnya mengakibatkan waktu terbuang percuma. Selain itu, yang tidak kalah pentingnya menyeimbangkan dengan membaca dan memperkaya wawasan tentang dunia kepenulisan atau tentang tema-tema yang bersinggungan dengan konsen kepenulisan si penulis. Jika hal ini dijaga dan dilakukan secara terus-menerus maka Anda sangat besar peluangnya menjadi penulis yang produktif.

  1. Studi Banding atau komparasi dengan tulisan lain

Selain hal di atas yaitu sedikit bicara, banyak membaca dan menulis, penting juga mengadakan komparasi dengan karya penulis lain. Hal ini berguna untuk mengukur kualitas dari tulisan kita. Karena, bisa jadi dengan membaca karya tulis atau tulisan penulis lain yang setingkat lebih baik kualitasnya dari kita akan berdampak pada peningkatan kualitas tulisan kita. Entah itu muatan, gaya penulisan bahkan tanda baca EYD. Atau Anda juga bisa mempublish tulisan Anda di Jasa Penulis Artikel.

www.pexels.com
  1. Tingkatkan Kemampuan

Semua sebenarnya bisa menulis akan tetapi hanya sebagian kecil yang memiliki kesungguhan untuk menghasilkan banyak tulisan atau menjadi penulis yang produktif. Kesungguhan menjadi penulis harus diimbangi juga dengan kemapuan menulis. Jika tulisan-tulisan yang kita tulis berkualitas dan memiliki daya nalar yang mengakar akan membuat orang-orang akan menunggu tulisan kita. Pada akhirnya kita akan termotivasi untuk menghasilkan banyak karya dalam bidang tulis-menulis.

  1. Maksimalkan Teknologi Informasi

Selanjutnya, yang tidak kalah pentingnya untuk diperhatikan agar menjadi penulis yang produktif adalah memaksimalkan teknologi informasi. Perkembangan teknologi informasi yang sedemikian pesat haruslah dimanfaatkan untuk membuat dan memaksimalkan karya. Misalnya, facebook atau twitter seringkali menjadi penyebaran tulisan dan tulisan-tulisan itu mampu memberikan impact terhadap pembacanya. Tetapi, tetap yang paling utama biasa digunakan untuk keperluan menulis adalah website atau blog. Tetapi intinya, teknologi saat sudah sangat memudahkan dan mempercepat kita unutk menulis dan menjadi lebih produktif.

www.pexels.com
  1. Bikinlah Challeng

Selanjutnya adalah membuat tantangan yang mana tantangan ini membuat pembiasaan untuk mengasilkan tulisan. Pertama, buatlah sebuah blog, kemudian tuliskan satu artikel dalam satu hari selama satu bulan. Jangan satu haripun tidak menulis satu artikel. Hal ini sungguh fantastis dan ngeri-ngeris sedap. Jika Anda bisa melakukan hal ini dan berhasil menantang diri Anda sendiri sudah dipastikan Anda masuk ke dalam kategori penulis produktif.

  1. Publish Tulisan Anda

Sebenarnya ini adalah bagian akhir yang tidak kalah pentingnya dibanding poin-poin sebelumnya yaitu mempulikasi tulisan yang telah Anda tulis. Bisa dimulai dengan membagikan tulisan atau artikel Anda ke teman-teman yang suka dengan dunia tulis-menulis. Hal ini disatu sisi memiliki manfaat apabila masih ada kekurangan dalam tulisan Anda, maka teman-teman Anda tesebut bisa memberikan masukan yang membangun.

Nah itulah, langkah-langkah bagaimana menjadi dan memompa diri sendiri menjadi penulis yang produktif. Menulis itu menyenangkan, mengasyikan dan menghibur. Senantiasa bersungguh-sungguh dalam bidang ini dan memiliki tekad yang membaja dalam menghasilkan karya akan mengantarka kepada tempat penulis yang handal, profesional dan produkit. Bahkan anda juga mejadi penyedia Jasa Penulis Artikel dengan penghasilan yang lumayan. Salam literasi!

www.pexels.com
Tindo Umum

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *