Tarian Adat Melayu

Tarian Melayu adalah tarian yang dikembangkan dan berasal dari wilayah Melayu. Tidak hanya dikembangkan di Malaysia, tarian Melayu juga dapat ditemukan di banyak wilayah Indonesia di dekat Malaysia, yang dapat dimengerti karena Indonesia dan Malaysia masih satu keluarga, yaitu keluarga Melayu.

Tarian Melayu adalah bukti dari ukuran budaya dan tradisi Melayu. Tarian Melayu diwarisi dari puncak kerajaan Melayu dan masih dipertahankan dan dijaga untuk menghormati masa lalu.

Lalu, dari mana tarian Melayu berasal? Lihatlah ulasan berikut.

1) Tarian Ulek Mayang

Ulek Mayang adalah tarian Melayu populer yang berakar pada legenda Ulek Mayang, dan merupakan legenda tentang pertempuran antara bomoh dan jiwa seorang putri laut. Semangat Putri Lautan membuat seorang pemburu yang tak sadarkan diri jatuh cinta pada sang Putri.

Kemudian perlawanan Bomoh membuat jiwa seorang putri laut meminta bantuan dari lima saudara lelakinya untuk melawan Bomoh. Pertempuran berlanjut antara pembom dan enam putri. Sampai pada akhirnya ketika pembom ditekan, jiwa putri ketujuh laut adalah putri tertua. Kemudian putri ketujuh memerintahkan semua orang untuk kembali ke asal mereka.

“Laut kembali ke laut, dan bumi kembali ke bumi.”

Meskipun pada awalnya mereka tidak setuju, keenam gadis itu mendengarkan catatan putri ketujuh. Pertempuran antara Pomo dan Enam Roh Putri Laut telah berakhir.

Setelah merasa berhutang budi, burung hantu akhirnya melakukan ritual syukur untuk membantu Putri Laut yang akhirnya dikenal sebagai olek Mayang dance.

2) Host dance

Tarian Inang adalah tarian turunan (versi modern) dari tarian tradisional Melayu Mak Inang. Tarian ini sering ditampilkan sebagai hiburan dalam perayaan pernikahan atau acara besar lainnya. Salah satu keunggulan dari tarian ini adalah saputangan berwarna-warni yang selalu bergoyang bagi penari saat menari. Gerakan penari mengikuti irama tiga instrumen tradisional – drum, rebana, dan biola – dan juga merupakan iringan utama tarian ini.

3) Tarian Zappen Bikan

Tarian Zabin diyakini berasal dari wilayah Arab. Tarian Zapin disambut ke wilayah Melayu dan diterima oleh masyarakat setempat, tarian itu diadopsi dan digabung dengan budaya lokal dengan beberapa perubahan dan menghasilkan tarian baru yang masih berakar pada gerakan tarian Zapin tetapi memiliki unsur-unsur budaya Melayu , salah satunya adalah zapin dance week, dimana Pekan adalah nama Area.

Tarian Zapin Pekan memiliki gerakan kaki yang cepat dan cepat. Tarian ini diyakini telah memasuki wilayah Pekan sekitar tahun 1930, yang disediakan oleh penjual lagu dari Sumatra. Meskipun berasal dari wilayah Arab, pakaian yang digunakan penari Zappen adalah Melayu. Pada tahun lima puluhan abad kedua puluh, tarian ini sangat populer di desa Lamir dan desa Tanjung Jimok. Rebana, rak, drum, dan maracas telah menjadi pendamping utama tarian ini.

4) Tarian Palai

Tarian Palai adalah tarian tradisional Malaysia yang berasal dari wilayah Terengganu. Menari balet oleh gadis-gadis. Gerakan utama ruang dansa adalah bentuk simbolis dari kegiatan budidaya di ladang. Aula itu sendiri adalah semacam kanopi dengan warna-warna panjang. Tarian ballroom ini biasanya dilakukan pada saat panen atau menjelang memasuki masa tanam.

5) Tari caloc

Di zaman kuno, tarian calloche menuntun pada kebangkitan pernikahan. Yang unik dari tarian ini adalah tempat di mana tarian itu dilakukan, jika upacara pernikahan secara umum di panggung khusus, maka dalam tarian tari, para penari akan keluar dari tempat-tempat tak terduga seperti dapur atau pintu belakang dan muncul di samping port musik pengantin untuk bersorak.

6) Tarian Jeong Uttar

Tarian ini adalah tarian heroik, dan bentuk tarian heroik ini dapat dilihat dari gerakan tarian langsung dan keras disertai dengan gerakan pertempuran antara penari, dan penari juga dilengkapi dengan karakteristik pedang dan perisai. Penari tali akan dikelompokkan menjadi dua kelompok, saling berhadapan dan kemudian saling bentrok dalam pedang dan kompetisi. Hanya pria yang diizinkan menari di tarian ini. Iringan penari ini berasal dari mesin gendang dan drum yang usang pakaian khas seni bela diri Melayu.

7) Dabous dance

Dabous adalah tarian tradisional Melayu yang berasal dari negara perak, Malaysia, dan diyakini telah ada selama 300 tahun, sekitar tahun 1700.

8) Tari Cik Siti Wau Bulan

Tarian tradisional Melayu ini berasal dari Kelantan. Tarian Cik Siti Wau bulan ini adalah bentuk kegembiraan Melayu untuk panen yang akan datang.

9) Tarian yang memalukan

Critical Dance adalah tarian tradisional Melayu yang berasal dari tanah Taranya dan berkembang di Mug dan Pulau Penang. Canggung itu sendiri adalah kata dari bahasa Thailand yang berarti menari. Tarian ini diyakini telah diciptakan setelah Perang Dunia II.

10) Tari Randai

Tari Randai berasal dari wilayah Minangkabu, Sumatera Barat, Indonesia. Wilayah ini dibedakan oleh gaya budaya Malaysia yang kental. Tarian ini mencakup unsur-unsur gerakan seni bela diri seperti gerakan seni bela diri dalam tarian. Alat musik yang mengiringi tarian Randai adalah rebana, gong, caklempong dan salung. Tarian ini sering diselenggarakan di pesta pernikahan, pesta panen dan acara besar lainnya.

11) Tarian Mak Young

Mak Yong adalah tarian tradisional Melayu yang menggabungkan seni gerakan tarian, drama dan iringan musik. Kisah-kisah yang sering diangkat berasal dari cerita rakyat setempat. Tarian Mak Yong berkembang dan sering dimainkan di sejumlah daerah seperti Patani, Terengganu, Kedah, Kelantan, Perlis, dan Kepulauan Riau.

Umumnya, pertunjukan tari Mak yong diselenggarakan selama 3 jam atau lebih, dan dilakukan di atas panggung dengan latar belakang daun kelapa. Yang membedakan tarian Mak Young adalah bahwa semua penari adalah wanita.

12) McEnang Dancing

Tarian Mak Inang diciptakan pada masa pemerintahan Kesultanan Melayu Melaka. Tarian ini diciptakan oleh Sultan Mahmud Shah yang mencintai seni. Tarian Mak Inang sekarang memiliki versi modern, tarian Inang, yang sering dipertunjukkan di pesta pernikahan atau acara besar lainnya.

13) Hadapi tariannya

Tarian Enay Kerkap dikembangkan di distrik Mawar, Johor, Malaysia. Tari Inai Ceracap dikaitkan dengan sejarah Kesultanan Malaka. Tarian ini dulunya merupakan tarian yang disajikan kepada Sultan, di mana dalam beberapa gerakan ada gerakan seperti kerendahan hati (suatu bentuk penghormatan).

Di era modern ini, Tari Cerai Ceracap tidak hanya ada di istana, tetapi juga dihadirkan untuk menghibur kedua mempelai dalam perayaan pernikahan.

Ada dua konsep Ceracap inai ketika mereka disajikan di depan umum, dan mereka adalah tarian yang ditawarkan oleh penari dengan jumlah ganjil atau disajikan berpasangan antara pria dan wanita. Jumlah penari populer dari 5 hingga 8 orang.

14) Tari Pegiz Lizong Indyk Rice

Tarian Lesung Indik tampaknya berasal dari Distrik Jerantut, Pahang, Malaysia. Gerakan tarian ini merupakan campuran dari gerakan menanam dan memanen padi. Tarian Lesung Indik adalah bentuk rasa terima kasih dan harapan dari masyarakat setempat untuk panen raya.

15) Tari Zabin Linga

Zapin lenga adalah tarian tradisional Melayu yang juga berakar pada tarian Zapin. Tarian Zapin Lenga yang terkenal di tanah Johor. Tarian ini diyakini sebagai warisan tradisional kerajaan malaikat Malaka. Awalnya, zapin lenga hanya diizinkan untuk menari oleh pria, tetapi seiring waktu wanita juga diizinkan untuk menari untuk tarian ini.

Demikianlah pembahasna mengenai tarian adat melayu. Semoga bermanfaat.

Simak terus pembahasannya disini ya!

Terimakasih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *